Peningkatan Mutu Pendidikan saat Pandemi Covid-19

Nama : Dhearissa Rahma Yashifa
Kelas : 1b
Npm : 119050054
Mapel : Penulisan Populer


Peningkatan Mutu Pendidikan saat pandemi covid-19

Pada saat ini pandemi wabah covid-19 sedang melanda berbagai Negara di Dunia, termasuk Indonesia, virus covid-19 ini menyebar begitu sangat cepat dan menyerang kesehatan pernapasan manusia hingga menyebabkan kematian, tentu saja kondisi seperti ini sangat mengkhawatirkan, untuk itu pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan penyebaran virus corona atau covid-19 ini, kebijakan tersebut seperti PSBB atau pembatasan sosial berskala besar, dimana setiap orang atau masyarakat dibatasi aktivitasnya sehari-hari dan pemerintah mengeluarkan kebijakan mengenai physical distancing atau jaga jarak fisik yang aman dianjurkan untuk mengurangi penularan.

Pandemi covid-19 mengakibatkan perubahan pada tatanan atau aspek kehidupan manusia, pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap di rumah saja, segala aktivitas yang biasa dilakukan sekarang dikerjakan di rumah, seperti pada bidang pendidikan, semua siswa, mahasiswa, guru dan dosen, tidak lagi berangkat ke sekolah atau ke kampus, melainkan harus di rumah, awalnya pembelajaran dilakukan secara langsung menjadi tidak langsung, mau tidak mau kita harus menyesuaikan diri dengan keadaan saat ini.

Pemerintah juga sedang merancang bagaimana sistem pendidikan yang tepat saat pandemi covid-19 ini dilakukan, agar dapat meningkatkan mutu pendidikan, efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraanya harus ditingkatkan. Begitupun dalam proses mengajar sangat dibutuhkan kreativitas dan inovasi pendidikan .Sistem belajarnya pun menggunakan teknologi, seperti menggunakan laptop dan ponsel. Para guru dan dosen tetap memberikan materi pembelajaran dengan pendidikan daring ( online atau jarak jauh ) dengan cara tersebut memudahkan untuk proses belajar mengajar agar tetap dilaksanakan meskipun dalam keadaan pandemi covid-19 .

Dalam belajar dirumah ini peran orang tua juga sangat dibutuhkan, untuk membantu siswa karena menggunakan teknologi seperti ponsel atau laptop dalam proses pembelajaran berlangsung, bisa memakai aplikasi seperti whatsapp vedeo, zoomface, dan lain-lain. siswa atau anak perlu di dampingi oleh orang tuanya, disini terlihat pula bagaimana orang tua berperan juga sebagai guru dirumah. Dampak dari daring ini membutuhkan pake data yang banyak, siswa juga terlalu sering menatap layar ponsel atau laptop sehingga berpengaruh terhadap kesehatan mata dan kurangnya gerak. Di samping itu saat ini masih banyak orang tua siswa yang belum memiliki ponsel. Ini menjadi tantangan bagi guru dan pemerintah harus bisa mencari solusi atau mengambil kebijakan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut saat Pandemi Covid-19.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan kegiatan bulan bahasa